PENGERTIAN
Perancangan dan implementasi jaringan LAN disekolah adalah meliputi analisis kebutuhan, penentuan topologi, pemilihan perangkat keras (router, switeh, access poin),konfigurasi jaringan (IP address,VLAN),instalasi kabel, dan pengujian akhir. tujuannya adalah untuk memfaslitasi berbagai sumber daya seperti printer dan internet, menukng aplikasi belajar dan mengajar, serta mempelancar administrasi sekolah.
Menigkatkan efisiensi dan efektivitas proses belajar mengajar, administrasi, serta berbagai sumber daya sebagai printer dan internet. Mendukung proses pembelajaran, mempermudah administrasi sekolah, berbagai sumber, meningkatkan komunikasi, akses internet yang terpusat dan terkontrol dan meningatkan konektivitas
Meningkatkan efisiensi pembelajaran, mempermudah administrasi, mendukung aktivitas laboratorium komputer, mengelola akses internet, serta menyediakan platform untuk inovasi teknologi pendidikan
- Identifikasi kebutuhan:Tentukan kebutuhan spesifik sekolah, seperti untuk aplikasi UNBK, e-learning, sistem PPDB, atau untuk akses internet di laboratorium dan ruang guru.
- Riset perangkat:Lakukan riset untuk memahami fitur server dan perangkat jaringan lainnya yang diperlukan di masa mendatang, serta potensi masalah jaringan yang mungkin dihadapi.
- Pilih topologi:Tentukan topologi jaringan yang akan digunakan, seperti topologi bintang (star), bus, atau campuran, untuk mengatur bagaimana perangkat akan terhubung.
- Perencanaan kabel:Rencanakan penempatan kabel jaringan (seperti kabel UTP Ethernet) jika menggunakan jaringan kabel, atau siapkan perangkat untuk koneksi nirkabel menggunakan Wi-Fi.
- Server:Sediakan server untuk penyimpanan data dan aplikasi.
- Switch & Router: Pilih switch dan router untuk mengelola dan memusatkan aliran data di jaringan.
- Kabel UTP & Access Point:Gunakan kabel UTP untuk koneksi fisik dan access point untuk menyediakan akses nirkabel (Wi-Fi).
- Peralatan pendukung:Pertimbangkan pemasangan CCTV untuk pemantauan keamanan sekolah.
Contoh perancangan dan implementasi jaringan LAN di sekolah meliputi pemetaan kebutuhan (UNBK, e-Learning, server), pemilihan perangkat keras seperti router, switch, server, dan AP, serta menentukan topologi jaringan (umumnya topologi bintang)
- Identifikasi Kebutuhan:Lakukan riset untuk memahami kebutuhan sekolah, seperti kebutuhan server untuk UNBK atau e-Learning, akses internet yang stabil dari penyedia layanan internet (ISP), dan jumlah pengguna.
- Rancang Topologi:entukan topologi jaringan yang sesuai, misalnya topologi bintang (star), yang melibatkan pemasangan semua perangkat ke satu titik pusat seperti switch.
- Pilih Perangkat:Pilih peralatan jaringan yang memadai, seperti server (untuk aplikasi sekolah), router (untuk menghubungkan ke internet), switch (untuk menghubungkan perangkat), dan access point (untuk jaringan nirkabel).
- Pemasangan Perangkat:Pasang semua perangkat keras jaringan di lokasi yang telah ditentukan, pastikan penempatan yang aman dan mudah diakses untuk pemeliharaan.
- Penyambungan Kabel:Gunakan kabel jaringan (seperti kabel UTP) untuk menghubungkan perangkat seperti PC ke switch, dan switch ke router atau access point.
- Alokasi Alamat IP: Konfigurasi alamat IP pada setiap perangkat (komputer, laptop, printer) agar berada dalam jaringan yang sama.
- Subnetting dan VLAN: Terapkan teknik subnetting untuk mengoptimalkan penggunaan alamat IP dan membuat VLAN untuk segmentasi jaringan yang lebih aman dan manajemen bandwidth yang lebih baik.

Perancangan jaringan di sekolah