Mengenali Protokol Jaringan

>Definition Protokol jaringan komputer merujuk pada seperangkat aturan dan standar yang ditetapkan untuk memfasilitasi komunikasi dan pertukara data antara perangkat-perangkat dalam suatu jarinagn komputer, meskipun perangkat tersebut memiliki arsitektur, sistem operasi, atau ternologi yang berbeda. >Function Pada dasarnya, protokol jaringan komputer berfungsi sebagai “pedoman baku” yang memungkinkan perangkat pengirim dan penerima untuk saling berkomunikasi dan bertukat informasi dalam suatu jaringan, sehingga proses pertukaran data dapat berlangsung dengan akurat dan lancar. >FTP (File Transfer Protocol) Sebuah protokol jaringan yang dirancang khusus untuk memungkinkan pengguna mentransfer file (mengunggah atau mengunduh) antara komputer (atau perangkat) dalam suatu jaringan, biasanya melalui internet Koneksi:Pengguna biasanya perlu membuat koneksi ke server FTP menggunakan username dan password. Perintah: Setelah terhubung, pengguna bisa menggunakan perintah seperti PUT (unggah file ke server) atau GET (unduh file dari server). Mode: FTP bisa bekerja dalam mode aktif atau pasif, yang mempengaruhi bagaimana koneksi data dibuat Kelebihan FTP Transfer file Besar: FTP cocok untuk transfer file yang ukurannya besar. Akses Remote: Bisa digunakan untuk mengelola file di server yang berada di lokasi jauh. Kekurangan FTP Keamanan: FTP tradisional tidak mengenkripsi data, sehingga rentan terhadap penyadapan. Untuk itu, ada varian seperti FTPS (FTP Secure) atau SFTP (SSH File Transfer Protocol) yang lebih aman. Autentikasi: FTP biasa menggunakan teks biasa untuk username/password, yang kurang aman. >FTP server FTP server merupakan aplikasi yang digunakan untuk mengambil (download) dan menarith (upload) file dengan menggunakan protocol FTP.\ >FTP client FTP client adalah komputer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tukar menukar file, jika terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, mendelets, dan lainnya sesuai izin yg diberikan oleh FTP server. >Internet Protocol (IP) Internet Protocol (IP) adalah protocol dasar yang digunakan untuk mengalamatkan dan merutekan paket data di jaringan Komputer. Bayangkan IP sebagai alamat rumah anda setiap rumah memiluri alamat unik yang memungkinkan surat atau paket di-kirimkan ke tempat yang tepat. Begitu pula dengan perangkat di-Jaringan, masing-masing memiliki alamat IP yang unik yang memungkinkan dat dikirimkan ke perangkat yg dituju. Versi protreol IP: IPya versi IP yg paling umum digunakan, menggunakan alamat ip 32-bit yg ditulus dalarn format empat angka yg dipisahkan aleh bitik (misalnya 192.168.1.1). IPv6 versi 18 yg lebih baru menggunakan alamat IP 128-bit yg ditulis dalam format beksadesimal. IPve dirancang untur mengatasi keterbatasan alamat IPVA. >TCP (Tranemision control Protocol) & UDP (User Datagram Protocol) TCP (Tranemision control Protocol) & UDP (User Datagram Protocol) adalah dua protocol utama pada lapisan transport dalam model TeP/IP. kedunya memi uki peran yg berbeda dalam mengirimkan data melalui jaringan. TCP: koneksi berorientasi Terurut Terzamin Lambat UDP: koneksi kurang Tidak terur ut Tidak terjamin cepat >DNS (Domain Name System) DNS (Domain Name System), seperti baku teleponnya internet jika kita membayangkan internet sebagai sebuah kuta yg sangat besar, maka DNS adalah direktori yg membantu kita menemukan alamat rumah Latau lebih tepatnya, alamat (P) dari setiap tumah (atau website di kota itu. >HTTP (Hypertext Tranfer Protocol) HTTP (Hypertext Tranfer Protocol), protokol yg menjadi dasar komunikasi di World Wide Web. Sederhananya HTTP adalah aturan yg mengatur bagaimana komputer meminta dan menerima halama Web. Ketika anda mengetik alamat website di browset anda dan menekan enter, browser anda mengirimkan permintaan ke server web menggunakan protocol HTTP. >Cara Kerja Protokol dalam jaringan komputer bekerja sebagai aturan dan standar komunikasi yang memastikan data dapat dibagi, dialamatkan, ditransmisikan, dirakit kembali, dan dikelola secara efektif antar perangkat. Cara sederhana nya Data dibagi menjadi paket-paket kecil, masing-masing berisi header dengan informasi alamat pengirim dan penerima, lalu paket-paket ini dirutekan melalui jaringan. Protokol juga menangani pengkodean dan dekode data, deteksi dan koreksi kesalahan, serta mengontrol aliran data untuk mencegah kemacetan, sehingga memungkinkan komunikasi yang andal dan terstandarisasi. Di Susun Oleh: Holilah,&Yolanda

Mengenali Protokol Jaringan